Dasar Yang Harus Diperhatikan Dalam Membangun Design Pattern
19.48 |
Dasar Yang Harus Diperhatikan Dalam Membangun Design Pattern
Ketika kita menggunakan alat komunikasi elektronik, baik itu telepon genggam atau apapun, seperti misalnya yang tengah popular sekarang ini yaitu tablet. Kita seringkali tidak sadar bahwa kita sebagai konsumen telah dihadapkan oleh design pattern itu secara tidak langsung dalam penggunaanya. Nah kali ini saya hendak membahas tentang design pattern serta dasar apa yang harus diperhatikan untuk membangun design pattern yang baik.
Berikut ini adalah apa yang dimaksud dengan pattern :
Sejarah pattern
Konsep design pattern pada sejarahnya bermula pada 1977 oleh Christopher Alexander. Lalu setelah itu diperkenalkan oleh Ward Cunningham dan Kent Beck pada 1987 yang berfokus pada Design Pattern Concepts to Software. Lalu dirilis sebuah paper at OOPSLA “Using Pattern Languages for Object-Oriented programmers”. Lalu semakin populer di era 90 an oleh Gamma, Helm, Johnson, dan Vlissidesd dalam bukunya yang berjudul Result of “Design Patterns: Elements of Reusable Object-Oriented Software.
Menurut Christopher Alexander Design Pattern
1. Digunakan untuk mendeskripsikan solusi-solusi dari suatu permasalahan
2. secara spesifik setiap pattern mendeskripsikan setiap masalah yang terjadi secara berulang-ulang bahkan hingga jutaan kali lamanya. Sehingga pattern tersebut merupakan landasan dasar solusi yang digunakan dalam menjawab permasalahan yang sama. Sehingga kita melakukannya selama berulang-ulang.
3. sebuah blueprint tentang bagaimana memecahkan masalah
Landasan dibanggunnya design pattern adalah
1. komponen yang dapat digunakan kembali (Reusable)
2. software modular
3. solusi yang fleksibel dan dapat dikembangkan
Pattern dapat diartikan sebagai :
1. model atau design yang digunakan sebagai landasan
2. himpunan atau set instruksi yang harus diikuti untuk mengimpelemntasikan sesuatu
3. sebuah contoh atau pedoman dalam melakukan sesuatu
4. design decorative
Penerapan pattern
1. seni dan keterampilan
2. arsitektur bangunan
3. manufacturing
4. software engineering
5. kepemimpinan
Tujuan dibangun Design pattern (Implisit)
Berlandaskan pada prinsip OOP yaitu abstraksi, polimorphisme, inheritance, composition, Loose-Coupling, dan fleksibel
Tujuan dibangun Design pattern (eksplisit)
1. menemukan objek yang sesuai dalam mendefinisikan suatu permasalahan yang kemudian objek tersebut dapat anda jadikan solusi dalam memecahkan masalah tersebut
2. patterns dapat secara mudah menyederhanakan kerumitan proses dari sejumlah komposisi yang harus diterapkan
3. patterns membantu anda mendefinisikan objek tertentu untuk memahami dan mengerti setiap implementasi dari suatu permasalahan yang terjadi.
4. dapat digunakan secara berulang-ulang (Reusability)
5. mendukung ekstensi atau penambahan fitur pattern dalam perkembangan yang terjadi
produk gagal telekomunikasi
19.47 |
SONY ERICSSON W350 WALKMAN
Fitur Spesifikasi Lengkap SONY ERICSSON W350I
- GSM 850/900/1800/1900
- Layar TFT 256K colors, ukuran 1.9 inci
- Konektifitas EDGE, GPRS, Bluetooth, & Port USB 2.0
- Memory internal 14MB, Memory External Stick Micro (M2) up to 4GB (512MB included)
- Kamera 1.3Mpx, Video
- Standby up to 300h
- Dimensi : 176x43x10.5mm / 80g
Kelebihan SONY ERICSSON W350I
- Suaranya terdengar nyaring
- Terdapat dedicated music key
- Memory external berjenis M2
- Belum 3G
Setelah Handphone ini dijual, beberapa pemilik menginformasikan melalui beberapa forum di Internet bahwa HP yang tipis ini mudah rusak. Pada keypad control playback depan W350 mudah goyah. Yang terburuk, handset penutup baterai mudah sekali terbuka, menurut pengakuan beberapa pengguna yang melaporkan secara online di internet, mereka kehilangan penutupnya hanya dalam beberapa minggu penggunaan.
Sumber:
Sumber:
Langganan:
Postingan (Atom)






